“Dua, kalo umur 40 tahun ke atas atau punya darah tinggi, gula, kolesterol, atau ngerokok. Cek kesehatan lengkap ke dokter, termasuk jantung. Buat nentuin porsi olahraga yang aman,” katanya.
Nyeri dada, sesak napas, dan jantung berdebar tidak biasa merupakan gejala yang tidak boleh diabaikan ketika sedang berolahraga. “Tiga, kalo pas olahraga nyeri dada, sesek, atau deg-degan gak biasa. Jangan dipaksa lanjut periksain ke dokter,” ungkap dr. Cecep.
Selain melakukan pencegahan, penting juga mengetahui langkah pertolongan pertama ketika melihat seseorang tiba-tiba terjatuh atau tidak sadarkan diri saat berolahraga.
Dokter Cecep mengingatkan untuk terlebih dahulu memeriksa respons dan pernapasan orang tersebut. Jika tidak merespons saat dipanggil serta tidak bernapas normal atau hanya megap-megap, segera minta orang lain menghubungi layanan darurat.
“Terus harus gimana kalo ada yang ambruk di depan kita? Cek dulu. Kalo dipanggil gak nyaut, dan gak nafas, atau megap-megap, minta satu orang nelpon nomor darurat. Telentangin, terus tekan tengah dadanya dalam dan cepet. Gantian neken sampai bantuan datang,” tuturnya.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.