Jahe telah diteliti karena potensinya membantu mempercepat pengosongan lambung. Proses ini dapat membantu mengurangi rasa begah, kembung, mual, dan gangguan pencernaan pada sebagian orang.
Jahe juga cukup banyak diteliti untuk membantu meredakan mual, termasuk mual yang berkaitan dengan kehamilan dan pengobatan tertentu.
Teh peppermint merupakan alternatif minuman pagi tanpa kafein yang berpotensi membantu meredakan keluhan pencernaan tertentu.
Peppermint mengandung senyawa yang dapat membantu mengendurkan otot polos pada saluran pencernaan. Karena efek tersebut, peppermint, terutama dalam bentuk minyak yang diteliti secara medis, telah dipelajari untuk membantu mengatasi gejala IBS, termasuk kembung dan nyeri perut.
Namun, teh peppermint tidak selalu cocok untuk semua orang. Efek relaksasi otot juga dapat memengaruhi katup antara lambung dan kerongkongan, sehingga gejala refluks asam atau GERD bisa memburuk.