JAKARTA - Menjaga kadar gula darah tetap stabil bukan hanya soal mengurangi makanan manis. Pilihan makanan sehari-hari yang dianggap sehat pun ternyata bisa memengaruhi kadar gula darah, terutama jika dikonsumsi tanpa memperhatikan jenis dan porsinya.
Melansir The Standard, dr. Xiao membagikan empat jebakan pola makan yang bisa memicu lonjakan gula darah. Mulai dari pemilihan nasi, lauk untuk camilan malam, susu nabati, hingga buah yang dikonsumsi sehari-hari.
Lantas, apa saja kesalahan yang perlu dihindari? Berikut penjelasannya.
Banyak orang memilih nasi ungu karena dianggap lebih sehat dibandingkan nasi putih. Padahal, menurut dr. Xiao, jenis beras yang digunakan juga perlu diperhatikan.
Nasi ungu yang terbuat dari beras ketan memiliki karakteristik berbeda dari beras biasa. Beras ketan mengandung sangat sedikit amilosa, yaitu jenis pati yang berperan dalam pembentukan pati resisten. Akibatnya, proses pendinginan tidak memberikan efek peningkatan pati resisten yang sama seperti pada beberapa jenis nasi lainnya.
Sebaliknya, nasi putih dari beras biasa dapat mengalami peningkatan pati resisten setelah dimasak dan didinginkan. Pati resisten merupakan jenis pati yang tidak sepenuhnya dicerna di usus halus sehingga mampu mengurangi respons gula darah pada sebagian kondisi.