Untuk menjaga kadar gula darah, pilih lauk dengan kandungan protein yang cukup dan batasi saus yang mengandung gula tambahan. Perhatikan pula ukuran porsi, terutama jika camilan dikonsumsi menjelang waktu tidur.
Perlu diingat, bukan semua makanan berbumbu otomatis buruk bagi kesehatan. Pilihan bahan, kandungan saus, dan jumlah yang dikonsumsi tetap menjadi faktor penting.
Susu oat semakin populer sebagai alternatif susu sapi, terutama di kalangan orang yang menjalani pola makan berbasis tumbuhan. Namun, dr. Xiao menyarankan susu kedelai tanpa gula sebagai pilihan yang patut dipertimbangkan bagi orang yang ingin menjaga kadar gula darah.
Menurutnya, proses pengolahan oat menjadi minuman dapat mengubah struktur fisik bahan tersebut. Pada beberapa produk, pati oat diuraikan selama proses produksi sehingga karbohidratnya lebih mudah dicerna dan diserap tubuh.
Kondisi ini dapat membuat sebagian produk susu oat memicu kenaikan gula darah yang lebih cepat dibandingkan oat utuh. Sebaliknya, susu kedelai tanpa gula umumnya mengandung protein yang cukup tinggi dan karbohidrat yang relatif lebih rendah dibandingkan susu oat tertentu. Protein juga memberikan rasa kenyang lebih lama.
Dokter Xiao menyarankan untuk lebih memprioritaskan apel ketika memilih di antara kedua buah tersebut, khususnya bagi orang yang sedang memperhatikan kadar gula darah.