Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Beda Pola Asuh dengan Kakek-Nenek, Bagaimana Orang Tua Harus Bersikap?

Djanti Virantika , Jurnalis-Rabu, 14 Oktober 2026 |13:05 WIB
Beda Pola Asuh dengan Kakek-Nenek, Bagaimana Orang Tua Harus Bersikap?
Anak bersama ibu dan nenek. (Foto: Freepik)
A
A
A

2. Libatkan Kakek dan Nenek dalam Konsultasi dengan Dokter Anak

kakek nenek

dr. Atika mengatakan cara lain yang dapat dicoba untuk menyampaikan batasan pengasuhan adalah mengajak kakek dan nenek ikut berkonsultasi dengan dokter anak. Cara ini dapat menjadi solusi ketika orangtua merasa kesulitan menyampaikan pendapat kepada orangtua mereka sendiri.

Tidak jarang, nasihat dari tenaga kesehatan lebih mudah diterima karena disampaikan oleh pihak ketiga yang dianggap memiliki pengetahuan dan keahlian di bidangnya. dr. Atika menyarankan konsultasi tidak hanya melibatkan orangtua dan bayi, tetapi juga anggota keluarga dewasa yang tinggal serumah atau sering membantu menjaga anak.

Dengan demikian, seluruh anggota keluarga dapat memperoleh pemahaman yang sama mengenai apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam pengasuhan bayi.

Selain membantu menjelaskan aspek kesehatan dan keselamatan, konsultasi bersama juga dapat menjadi kesempatan untuk mendiskusikan kebiasaan tradisional yang selama ini dilakukan keluarga. Dengan begitu, setiap keputusan dapat dipertimbangkan berdasarkan manfaat, risiko, dan kebutuhan anak.

“Namun, terkadang kakek dan nenek mungkin merasa kurang nyaman jika diberi tahu langsung oleh anak mereka sendiri. Dalam beberapa kasus, saya biasanya meminta kakek dan nenek untuk ikut berkonsultasi ke klinik,” jelas dr. Atika.

“Jadi yang berkonsultasi bukan hanya orang tua dan bayinya, tetapi juga orang dewasa yang ikut mengasuh anak, misalnya anggota keluarga yang tinggal serumah atau yang sering dititipi untuk menjaga bayi,” lanjutnya.

“Mereka bisa diajak ikut berkonsultasi agar kita dapat berdiskusi bersama mengenai apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam pengasuhan anak. Umumnya, ketika ada pihak lain yang menyampaikan informasi, seperti dokter anak, kakek dan nenek mungkin akan lebih terbuka untuk mendengarkan dibandingkan ketika anak mereka sendiri yang menyampaikannya,” tutupnya.

(Djanti Virantika)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement