Meski demikian, bukan berarti mengonsumsi Vitamin C bisa menyebabkan batu ginjal. Hal tersebut bisa terjadi jika dipengaruhi oleh beberapa faktor risiko seperti doses, jenis kemalim, riwayat penyakit batu ginjal, hidrasi dan lain sebagainya.
“Tapi perlu digarisbawahi, bukan berarti konsumsi vitamin C setiap hari itu otomatis menyebabkan batu ginjal. Jangan salah paham ya. Karena sebenarnya untuk risikonya ini sendiri dipengaruhi oleh beberapa hal: dosis, jenis kelamin, riwayat batu ginjal, hidrasi, dan faktor-faktor lainnya masih banyak sekali,” tutur dr. Aditya.
Di sini lain, ia menegaskan bahwa Vitamin C masih tetap dibutuhkan oleh tubuh karena memiliki banyak manfaat, seperti pembentukan kolagen, antioksidan dan dukungan bagi sistem imun serta membantu penyerapan zat besi.
Maka dari itu, ia menyarankan solusi lain bagi masyarakat yang memang ingin menghindari risiko batu ginjal saat mengonsumsi Vitamin C. Salah satunya salah dengan mengonsumsi Vitamin C dengan kadar oksalat yang rendah.
“Menurut aku solusinya, kamu juga bisa cari sebenarnya vitamin C yang lebih rendah kandungan oksalatnya,” pungkasnya.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.