Arya mengatakan bahwa masyarakat Bali juga tak merasa perlu memberikan perlakuan khusus kepada artis.
“Kalau ada artis dari luar negeri, dari luar Bali datang, ya biasain aja. Sama aja dengan pelayanan masyarakat biasa. Enggak usah diistimewakan, enggak usah terlalu didewa-dewakan, biasa-biasa saja sesuai dengan standar,” kata Arya.
Arya juga menyinggung artis atau content creator yang menurutnya memiliki catatan negatif, karena pernah membuat konten atau komentar yang dianggap menjelek-jelekkan Bali maupun masyarakat setempat. Ia kemudian mengimbau warga Bali untuk tak perlu bersikap berlebihan terhadap artis yang berkunjung ke sana.
“Kepada anak-anak muda Bali di seluruh wilayah ya, besok-besok kalau ketemu artis, ketemu apa yang punya catatan jelek, ya, maksudnya yang suka buat konten-konten negatif, yang suka berkomentar jelek-jelek tentang semeton kita gitu ya, ya udah,” ujarnya.
“Enggak usah minta foto, enggak usah salaman, nanti kita takut mengganggu privacy katanya, privacy,” lanjut Arya.
Arya juga mengingatkan pelaku usaha pariwisata di Bali agar tetap memberikan pelayanan kepada seluruh wisatawan tanpa diskriminasi. Arya menekankan bahwa status sebagai konsumen maupun artis bukan berarti seseorang otomatis mendapatkan perlakuan khusus.