
Di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Nurisa menunjukkan konsistensi sejak babak kualifikasi. Pada nomor compound individu putri, ia mengumpulkan 701 poin dan menempati peringkat kedelapan. Catatan itu menjadikannya pemanah Indonesia dengan posisi terbaik pada babak kualifikasi.
Perjalanan menuju podium tidak berlangsung mudah. Pada perempatfinal, Nurisa menghadapi pemanah India, Chikitha Taniparthi, yang sebelumnya telah meraih dua emas dari nomor beregu dan beregu campuran.
Dalam pertandingan yang ketat, Nurisa menang tipis 144-143 dan melaju ke babak berikutnya. Setelah melewati rangkaian eliminasi, Nurisa akhirnya mencapai final dan berhadapan dengan Amaya Amparo Cojuangco dari Filipina.

Pertandingan final berlangsung ketat. Nurisa dan Amaya sama-sama mencatat 28 poin pada end pertama. Pada end kedua, Nurisa mulai mengambil keunggulan dengan skor 27-26. End ketiga kembali berimbang, 29-29. Memasuki end keempat, Amaya mampu membalas dan membuat persaingan semakin ketat.
Penentuan terjadi pada end kelima. Nurisa berhasil mencatat 29 poin, sedangkan Amaya memperoleh 27 poin. Nurisa akhirnya menang dengan skor akhir 139-137 dan berhak membawa pulang medali emas.
Emas tersebut menjadi medali emas kelima Indonesia di Asian Games 2026. Ini juga sekaligus emas pertama Indonesia dari cabang panahan pada pesta olahraga tersebut.
Nama lengkap: Nurisa Dian Ashrifah
Nama panggilan: Hani
Cabang olahraga: Panahan
Asal: Jawa Tengah
Tahun lahir: 2004
Pendidikan: Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang
Program studi: Manajemen
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.