Menurut dr. Julie, kelelahan secara fisik dan emosional bisa membuat seseorang menjadi lebih mudah tersulut emosi atau kesulitan berhubungan dengan orang-orang di sekitarnya.
Keinginan untuk menyendiri sesekali tentu merupakan hal yang wajar. Namun, jika mulai merasa tidak tertarik berinteraksi dengan orang-orang yang biasanya dekat, kondisi tersebut bisa menjadi salah satu tanda bahwa tubuh dan pikiran sedang membutuhkan waktu untuk beristirahat.
Kebiasaan menunda pekerjaan bisa menjadi tanda lainnya. Saat mengalami burnout, seseorang mungkin mulai menunda berbagai tugas, bahkan pekerjaan kecil yang biasanya bisa diselesaikan dengan mudah.
Bukan selalu karena malas. Ketika energi mental sudah terkuras, tugas yang sebenarnya sederhana pun bisa terasa terlalu berat untuk dimulai. Karena itu, penting untuk mengenali perubahan pola tersebut tanpa langsung menyalahkan diri sendiri.
Ketika sedang sibuk atau kelelahan, merawat diri seringkali menjadi hal pertama yang dikorbankan. Olahraga mulai ditinggalkan, pola makan menjadi berantakan, waktu tidur berkurang, bahkan keinginan untuk bertemu teman pun ikut menurun.