Buah ini juga mengandung enzim actinidin yang membantu proses pencernaan. Menurut ahli diet Kate Scarlata, dua buah kiwi per hari bisa jadi pilihan untuk orang yang mengalami sembelit. Kiwi juga bisa dipotong dan dibekukan terlebih dahulu untuk kemudian ditambahkan ke dalam smoothie.
Tak sempat menyiapkan kiwi? Blackberry bisa menjadi alternatif. Dalam satu cangkir blackberry terdapat sekitar 8 gram serat.
Selain serat, buah ini mengandung sorbitol, yaitu senyawa alami yang dapat membantu menarik air ke dalam usus. Kondisi tersebut dapat membantu melunakkan feses, sehingga lebih mudah dikeluarkan.
Blackberry segar maupun beku sama-sama bisa menjadi pilihan. Buah beku juga praktis karena tidak cepat rusak dan biasanya lebih mudah didapatkan di luar musimnya.
Biji chia juga termasuk makanan yang tinggi serat dan dapat membantu menjaga keteraturan BAB. Dua sendok makan biji chia mengandung sekitar 10 gram serat.
Sebagian besar serat tersebut merupakan serat larut yang dapat membentuk tekstur seperti gel ketika direndam dalam air. Tekstur ini membantu makanan bergerak lebih mudah melalui saluran pencernaan.
Namun, karena kandungan seratnya cukup tinggi, sebaiknya mulai dengan sekitar satu sendok makan terlebih dahulu, kemudian jumlahnya dapat ditambah sesuai kebutuhan.