Kadar kortisol alami yang meningkat pada pagi hari juga dapat membantu merangsang aktivitas usus.
Ketika tidur, sistem pencernaan relatif lebih tidak aktif. Kondisi ini memungkinkan usus besar mengumpulkan sisa pencernaan selama malam.
Begitu bangun tidur, aktivitas sistem pencernaan kembali meningkat. Karena itu, pagi hari menjadi waktu yang cukup alami bagi tubuh untuk mengeluarkan tinja yang sudah terkumpul.
Alasan lainnya adalah adanya refleks gastrocolic, yaitu respons alami tubuh setelah makan atau minum.
Saat lambung terisi, tubuh dapat memberikan sinyal kepada usus besar untuk berkontraksi dan mendorong isinya ke depan. Refleks ini biasanya cukup kuat pada pagi hari, terutama setelah minum air dan sarapan.
Itulah sebabnya, sebagian orang bisa merasa ingin BAB tak lama setelah sarapan.