Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gula Darah Tetap Tinggi Meski Sudah Kurangi Makanan Manis? Ini Penyebabnya

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Senin, 24 Agustus 2026 |19:53 WIB
Gula Darah Tetap Tinggi Meski Sudah Kurangi Makanan Manis? Ini Penyebabnya
Gula Darah Tetap Tinggi Meski Sudah Kurangi Makanan Manis? Ini Penyebabnya (Foto: Freepik)
A
A
A

Dr. Singh menjelaskan bahwa omega-3 tidak secara langsung berfungsi sebagai penurun gula darah. Namun, nutrisi tersebut berkaitan dengan proses yang berhubungan dengan peradangan dan resistensi insulin.

“Bukti terkuatnya adalah seputar pengurangan peradangan ringan yang menyertai resistensi insulin, salah satu mekanisme yang mencegah sel merespons insulin dengan benar sejak awal,” ujarnya.

Karena itu, komposisi makanan secara keseluruhan menjadi penting. Menu yang terdiri dari protein, sayuran, dan sumber lemak sehat tentu berbeda dengan makanan yang sebagian besar berasal dari karbohidrat olahan.

4. Magnesium berperan dalam metabolisme glukosa

Magnesium terlibat dalam berbagai proses tubuh, termasuk mekanisme yang berkaitan dengan metabolisme glukosa. Asupan magnesium dari makanan juga dikaitkan dengan risiko diabetes tipe 2 yang lebih rendah, meski hal tersebut tidak serta-merta membuktikan bahwa suplemen magnesium dapat mencegah atau mengobati diabetes.

Beberapa makanan yang mengandung magnesium antara lain sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, biji-bijian, dan ikan.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement