JAKARTA - Mengurangi konsumsi makanan dan minuman manis memang dapat menjadi salah satu langkah untuk membantu menjaga kadar gula darah. Namun, kadar glukosa tidak hanya dipengaruhi oleh seberapa banyak gula yang dikonsumsi. Pola makan secara keseluruhan, komposisi nutrisi, aktivitas fisik, kondisi metabolisme, hingga pengobatan turut berperan.
Dr. Gagandeep Singh, MBBS, pendiri Redial Clinic, New Delhi, sekaligus spesialis Kedokteran Metabolik dan Pembalikan Diabetes, menjelaskan sejumlah nutrisi yang dapat mendukung pengelolaan gula darah. Menurutnya, nutrisi tersebut sebaiknya dipandang sebagai bagian dari pola hidup sehat, bukan pengganti terapi medis, demikian dilansir dari laman Indian Today.
Protein tidak hanya dibutuhkan untuk pembentukan dan pemeliharaan otot. Nutrisi ini juga dapat memengaruhi respons tubuh terhadap makanan yang mengandung karbohidrat.
Mengonsumsi sumber protein sebelum atau bersamaan dengan karbohidrat dapat memperlambat pengosongan lambung. Dengan demikian, peningkatan kadar glukosa setelah makan dapat berlangsung lebih bertahap.
“Protein dikonsumsi terlebih dahulu karena suatu alasan. Mengonsumsi protein yang cukup, dari telur, paneer, ayam, atau ikan, sebelum atau bersamaan dengan karbohidrat memperlambat pengosongan lambung dan mengurangi kurva glukosa yang terjadi setelah makan,” kata Dr. Singh.