JAKARTA — Ukuran penis pada pria dipengaruhi oleh berbagai faktor biologis yang berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Selain faktor genetik, kondisi kesehatan selama masa pertumbuhan, termasuk berat badan dan keseimbangan hormon saat pubertas, juga dapat berperan.
Dokter Spesialis Andrologi sekaligus influencer kesehatan, dr. Jefry Tribowo, menjelaskan sejumlah faktor yang dapat memengaruhi perkembangan ukuran penis seorang pria. Menurutnya, faktor genetik menjadi salah satu aspek yang tidak dapat diabaikan.
“Ada beberapa hal yang sebetulnya dia menentukan panjang penis pada seorang pria. Sebagai contoh, itu adalah faktor ras. Jadi ya, ada ras-ras tertentu yang dia panjang penisnya memang sudah terlihat panjang,” ungkap dr. Jefry dalam unggahan video di akun Instagramnya.
Selain faktor ras, ia menyebut faktor keturunan atau genetik juga berperan dalam proses pertumbuhan organ reproduksi.
“Di samping ras, juga ada faktor lain yang menentukan panjang penis, salah satunya itu adalah keturunan. Alias bagaimana sih genetik kita. Pada orang-orang yang fungsi genetiknya bagus dari orang tua, biasanya panjang penisnya akan lebih sehat,” tambahnya.
Meski demikian, faktor genetik bukan satu-satunya aspek yang berkaitan dengan perkembangan organ reproduksi. Menurut dr. Jefry, kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan juga perlu diperhatikan, terutama selama masa pertumbuhan.
Salah satunya berkaitan dengan kondisi berat badan berlebih atau obesitas yang berlangsung sejak masa kanak-kanak hingga memasuki usia dewasa.