Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gula Darah Tetap Tinggi Meski Sudah Kurangi Makanan Manis? Ini Penyebabnya

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Senin, 24 Agustus 2026 |19:53 WIB
Gula Darah Tetap Tinggi Meski Sudah Kurangi Makanan Manis? Ini Penyebabnya
Gula Darah Tetap Tinggi Meski Sudah Kurangi Makanan Manis? Ini Penyebabnya (Foto: Freepik)
A
A
A

Namun, kadar gula darah yang tinggi bukan alasan untuk langsung mengonsumsi suplemen magnesium. Penggunaan suplemen sebaiknya dilakukan berdasarkan kebutuhan dan anjuran tenaga medis.

5. Zat besi juga berhubungan dengan hasil HbA1c

Zat besi menjadi salah satu nutrisi yang perlu diperhatikan, tetapi bukan karena dapat secara langsung menurunkan gula darah. Kekurangan zat besi, khususnya anemia akibat defisiensi zat besi, dapat memengaruhi hasil pemeriksaan HbA1c.

Sejumlah penelitian menemukan bahwa anemia akibat kekurangan zat besi dapat membuat nilai HbA1c tampak lebih tinggi meskipun tidak selalu mencerminkan peningkatan kadar glukosa yang sebenarnya.

Meski demikian, kondisi tersebut bukan berarti harus diatasi dengan mengonsumsi suplemen zat besi secara sembarangan. Kelebihan zat besi juga dapat memberikan dampak buruk bagi tubuh. Pemeriksaan untuk memastikan adanya kekurangan zat besi dan penanganannya sebaiknya dilakukan berdasarkan rekomendasi dokter.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement