Kalau sepanjang hari hanya berada di ruangan ber-AC, tubuh akan lebih sulit beradaptasi. Meski begitu, tubuh yang sudah beradaptasi tetap tidak berarti aman melakukan aktivitas berat di tengah cuaca yang sangat panas.
Ketahanan tubuh terhadap panas sangat dipengaruhi oleh gaya hidup. Tiga hal yang paling penting adalah tidur yang cukup, makan teratur, dan minum air sedikit demi sedikit sepanjang hari.
Penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur, insomnia, atau melewatkan sarapan dapat meningkatkan risiko heatstroke meskipun tingkat aktivitasnya sama. Memulai hari dengan segelas air hangat juga bisa membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Menurut Dr. Shimazaki, pencegahan heatstroke bukan hanya soal bertahan saat cuaca sedang sangat panas, tetapi juga tentang mempersiapkan tubuh sejak awal, menjaga hidrasi, dan mengenali tanda-tanda dehidrasi sedini mungkin.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.