Nah, dua zat ini paling banyak berkumpul di leci yang belum matang. Kalau masuk ke tubuh, zat-zat ini bakal menghambat produksi glukosa (gula) alami, yang akhirnya bikin kadar gula darah merosot tajam.
CFS menekankan kalau anak-anak umumnya punya cadangan glikogen (simpanan gula) yang lebih sedikit dibandingkan orang dewasa. Kalau mereka melewatkan jam makan, lalu makan banyak leci yang mengandung dua zat tadi saat perutnya kosong, gula darah mereka yang memang sudah rendah bisa makin tertekan.
Hal ini bikin anak-anak sangat rentan mengalami kejang akut, koma, atau bahkan meninggal. Makanya, orang tua wajib mengawasi ketat porsi leci anak-anaknya.
Biar kamu tetap bisa menikmati buah ini dengan aman, CFS sangat menyarankan 5 panduan berikut:
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.