Teknologi rotablator ini merupakan opsi inovatif untuk melonggarkan ruang di dalam arteri, sehingga ring dapat terpasang dengan sempurna dan mengembalikan aliran darah ke otot jantung. Namun, jika penyumbatan sudah menyebar secara masif pada struktur utama pembuluh darah, intervensi non-bedah ini tidak lagi memadai.
Terlebih, jantung manusia disuplai oleh tiga cabang pembuluh darah utama. Jia seluruh cabang tersebut mengalami penyempitan yang signifikan, maka prosedur bedah terbuka atau Coronary Artery Bypass Graft (CABG) menjadi jalur medis terbaik demi keselamatan pasien jangka panjang.
"Tapi kalau misalkan penyempitannya sudah di tiga pembuluh darah, kalau pembuluh darah jantung kita itu kan tiga cabang. Kalau tiga-tiganya penyempitan, itu harus bypass yang terbaik dibandingkan dengan pasang ring. Karena studinya menunjukkan orang yang banyak penyempitan, dibandingkan dia pasang ring lima atau empat misalkan, lebih bagus bypass. Long-term-nya lebih bagus hasil studinya," ucap dr. Bobby.
Prosedur bypass konvensional sendiri merupakan kategori operasi besar (mayor surgery). Dokter spesialis bedah toraks dan kardiovaskular akan membuat jalur baru mengalirkan darah melewati area yang tersumbat menggunakan pembuluh darah sehat dari bagian tubuh lain.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.