Dengan pengendalian emosi yang luar biasa, sang istri kemudian menyatakan sikap tegasnya. Ia mengaku tidak ingin lagi mengganggu kehidupan suaminya, namun meminta seluruh haknya dikembalikan.
“Aku wis ora arep ngganggu kowe meneh, terserah arep ngopo kowe terserah. STNK gowo rene kabeh, kunci mobil. Wis kono lungo, ojo mbalik neng umah. Puas-puasno kowe wong loro yo, kowe wis mengukir kisah indah,” ucapnya.
Tak lama kemudian, sang suami menyerahkan kunci mobil dan STNK dengan pasrah. Video ditutup dengan adegan sang suami berjalan meninggalkan lokasi bersama perempuan berbaju merah tersebut.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)