Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Makan Sayur Bikin Gemuk, Kok Bisa?

Niko Prayoga , Jurnalis-Selasa, 03 Februari 2026 |12:07 WIB
Makan Sayur Bikin Gemuk, Kok Bisa?
Makan Sayur Bikin Gemuk, Kok Bisa? (Foto: Freepik)
A
A
A

Data dari Harvard T.H. Chan School of Public Health juga menunjukkan bahwa orang yang sering mengonsumsi gorengan memiliki risiko penyakit jantung hingga 28 persen lebih tinggi dibandingkan mereka yang jarang makan gorengan. Bahkan, setiap tambahan sekitar 114 gram (4 ons) makanan gorengan per minggu dapat meningkatkan risiko kesehatan secara keseluruhan sebesar tiga persen.

Selain itu, penelitian yang dipublikasikan dalam British Medical Journal (BMJ) menyebutkan bahwa proses penggorengan dapat menghasilkan akrilamida, senyawa kimia yang berpotensi berdampak buruk bagi kesehatan dalam jangka panjang, terutama jika dikonsumsi terus-menerus.

Selain cara memasak, porsi dan tambahan bumbu juga berperan besar. Sayur yang dimasak dengan santan kental, gula berlebih, atau saus tinggi natrium tetap bisa memicu kenaikan berat badan dan masalah metabolik, meskipun bahan utamanya adalah sayuran.

Tak jarang pula seseorang merasa “aman” makan dalam jumlah sangat besar karena merasa sedang diet, padahal asupan kalori totalnya justru melebihi kebutuhan harian.

Cara Sehat Mengolah Sayur

Agar manfaat sayur tetap optimal dan tidak berujung pada kenaikan berat badan, Budi Gunadi Sadikin menyarankan masyarakat kembali pada cara pengolahan yang lebih sehat dan sederhana.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement