Sementara itu, aktivitas begadang dan kurang tidur ini kerap dilakukan oleh Gen Z dan anak muda akibat banyaknya tuntutan pekerjaan. Ia mengungkapkan bahwa banyak hasil pemeriksaan kesehatan anak muda menunjukkan tingginya kadar HbA1c, atau penanda diabetes, yang mencapai 8–9 persen.
Ia menjelaskan, fenomena kurang tidur dan begadang dapat menaikkan gula darah yang kemudian memicu terjadinya penyakit diabetes.
“Kurang tidur bisa menurunkan sensitivitas insulin, sehingga glukosa yang beredar di dalam darah menjadi sulit masuk ke sel,” tambahnya.
Melansir Mayo Clinic, Minggu (5/1/2026) waktu tidur ideal bervariasi menurut usia. Umumnya, orang dewasa membutuhkan 7 hingga 9 jam tidur per malam untuk kesehatan optimal. Sementara itu, anak-anak dan remaja membutuhkan waktu tidur lebih banyak, dengan rekomendasi sekitar 8 - 10 jam untuk remaja dan 9 - 12 jam untuk anak usia sekolah. Durasi tidur tersebut penting untuk mendukung kesejahteraan fisik dan mental, dengan konsistensi sebagai kunci utama.
(Rani Hardjanti)