Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Banjir Sumatera Picu Trauma Dahsyat, Ini Catatan Psikologi Korban yang Perlu Dipahami

Rani Hardjanti , Jurnalis-Minggu, 07 Desember 2025 |14:11 WIB
Banjir Sumatera Picu Trauma Dahsyat, Ini Catatan Psikologi Korban yang Perlu Dipahami
Banjir Sumatera Picu Trauma Dahsyat, Ini Catatan Psikologi yang Perlu Dipahami. (Foto: BNPB)
A
A
A

Yang dirasakan:
* Frustrasi, marah, kecewa karena kenyataan tidak sesuai harapan.
* Korban merasa kurang didukung atau dilupakan.
* Anak dan remaja: mudah cemas, sulit tidur, mimpi buruk, menarik diri.

Solusi:
Counseling atau terapi trauma:
* CBT (Cognitive Behavioral Therapy)
* Trauma-Focused (TF)-CBT untuk anak
* Terapi bermain (play therapy)
* Eye Movement Desensitization and Reprocessing (EMDR) pada kasus trauma yang lebih berat
* Pemulihan rutinitas sekolah dan aktivitas harian.
* Pendampingan sosial oleh psikolog.

4. Tahap Rekonstruksi / Recovery Phase
Bulan ke 6 hingga beberapa tahun

Yang terjadi:
* Adaptasi terhadap kondisi baru.
* Namun beberapa korban masih mengalami PTSD, depresi, atau prolonged grief.

Solusinya:
Intervensi jangka panjang:
* Kelompok dukungan (support group)
* Penguatan ketahanan keluarga (family resilience)
* Program rekonstruksi berbasis komunitas
* Monitoring kesehatan mental jangka panjang.

(Rani Hardjanti)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement