Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mitos dan Fakta Seputar Sunscreen, Benarkah Kulit Gelap Tak Perlu Pakai?

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Kamis, 16 Mei 2024 |16:18 WIB
Mitos dan Fakta Seputar Sunscreen, Benarkah Kulit Gelap Tak Perlu Pakai?
Penggunaan Sunscreen. (Foto: Freepik)
A
A
A

Mitos - Jika SPF-nya tinggi, tidak perlu mengoleskan tabir surya kembali.

Fakta - Tabir surya harus diaplikasikan kembali setiap dua jam atau lebih. Dr Egan menjelaskan, SPF merupakan pertahanan terhadap sinar UVB yang dapat menyebabkan kulit kemerahan dan terbakar. Jika tabir surya memiliki SPF 30, orang yang menggunakannya dalam jumlah cukup secara teoritis dapat terpapar sinar matahari 30 kali lebih lama sebelum kulitnya memerah atau terbakar dibandingkan jika tidak menggunakan tabir surya.

Mitos - Orang berkulit gelap tidak membutuhkan tabir surya.

Fakta - Apapun warna kulit seseorang, tabir surya tetap diperlukan untuk mencegah paparan sinar UV. Tabir surya berwarna merupakan pilihan terbaik untuk melindungi wajah dari efek sinar UV.

“Orang dengan kulit lebih gelap bisa terkena kanker kulit. Sinar UV juga dapat mempercepat penuaan dan menimbulkan flek hitam pada kulit,” kata Dr. Egan.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement