Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Miris, Rumah Sakit Besar di Gaza Selatan Terancam Hancur Akibat Serangan Pasukan Israel

Devi Ari Rahmadhani , Jurnalis-Sabtu, 20 Januari 2024 |04:00 WIB
Miris, Rumah Sakit Besar di Gaza Selatan Terancam Hancur Akibat Serangan Pasukan Israel
Perang Israel dan Palestina. (Foto: TheGuardian)
A
A
A

Sementara masyarakat Palestina lainnya tinggal di apartemen pribadi yang padat, kamp darurat, di bawah terpal plastik yang dipatok pada tiang di lahan kosong, atau bahkan di jalan raya. Para pejabat Israel mengatakan mereka berusaha menghindari korban sipil dan mengeluarkan perintah evakuasi untuk masyarakat yang ada di selatan Gaza.

Serangan ini dilakukan oleh Israel hanya untuk menyerang Hamas. Mereka menuduh Hamas menggunakan penduduk sebagai tameng manusia. Hamas membantah tuduhan tersebut. Para analis di Israel mengatakan mengamankan kendali atas Khan Younis dan Rafah sangat penting untuk mencapai tujuan perang mereka.

Mereka ingin menghancurkan kemampuan militer Hamas dan membebaskan lebih dari 132 sandera yang diculik oleh kelompok tersebut dalam serangan 7 Oktober. Banyak sandera diperkirakan ditahan di Khan Younis, kemungkinan di terowongan di bawah kota. Para analis mengatakan, penguasaan Rafah dipandang penting untuk memutus jalur pasokan Hamas dari Mesir.

Sementara itu, Philippe Lazzarini, kepala Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina mengatakan jika saat ini semua orang sangat cemas dan banyak yang mengungsi. Selain itu, saat ini pun berbagai upaya sedang dilakukan untuk membuka kembali rumah sakit al-Shifa, rumah sakit terbesar di Gaza, yang menjadi pusat perang propaganda sengit tahun lalu.

Direktur bedah di rumah sakit al-Shifa, dr Marwan Abu Saada mengatakan dia berharap untuk membuka ICU minggu depan dan beberapa layanan dasar telah dipulihkan tetapi pasokan bahan bakar, listrik dan obat-obatan masih sangat terbatas.

“Generator oksigen utama hancur sehingga kami mengandalkan silinder,” ucap Dr Marwan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement