Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenapa Jantung Berdebar-debar Usai Minum Kopi?

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Rabu, 08 November 2023 |13:23 WIB
Kenapa Jantung Berdebar-debar Usai Minum Kopi?
Minum kopi. (Foto: Freepik)
A
A
A

KOPI adalah minuman yang populer dan disukai masyarakat. Banyak orang hobi minumkopi makanya menjamur di mana-mana.

Namun ternyata ada orang yang merasa jantungnya berdebar-debar usai minum kopi, sehingga menghindari minuman lezat tersebut.

 kopi

Lalu kenapa minum kopi menyebabkan jantung berdebar-debar?

 BACA JUGA:

Menurut Ahli Kesehatan, Dr Michael Roizen dari Klinik Cleveland, jika jantung berdebar-debar dan sakit kepala usai minum kopi, maka metabolisme tubuh ada yang salah. Hal ini lantaran metabolisme Anda berjalan lebih cepat dari biasanya ketika minum kopi.

"Jika Anda minum secangkir kopi, dalam waktu satu jam setelahnya tidak merasakan sakit kepala, detak jantung tetap normal, tidak cemas, lambung aman, maka metabolisme berjalan cepat," ujarnya yang dilansir Marieclaire.

Jadi, jika Anda termasuk orang-orang yang bereaksi buruk ketika minum secangkir kopi, maka kemungkinnan memiliki metabolisme yang lambat. Karena itu, Dr Michael tidak menyarankan untuk tidak minum kopi sama sekali, karena memiliki manfaat kesehatan juga.

 BACA JUGA:

Diperkirakan, kafein dalam kopi dapat mengurangi risiko Alzheimer, Parkinson, diabetes tipe 2, dan bahkan beberapa jenis kanker. Jadi, cukup moderasi minum kopi atau tidak lebih dari dua cangkir sehari.

Kopi Tingkatkan denyut jantung

Terlalu banyak minum kopi mendorong hormon kortisol, epinefrin dan norepinefrin. Ketiga bahan kimia tersebut dapat meningkatkan denyut jantung, tekanan darah dan ketegangan saraf tubuh Anda. Karena itulah, beberapa orang akan merasakan jantungnya berdebar-debar setelah minum kopi.

Dengan kata lain, hal ini menepis anggapan bila minum kopi dapat memberikan energi, tapi lebih dari itu. Terlalu banyak minum kopi dapat menyebabkan ketegangan saraf yang menyebabkan kegelisahan dan denyut jantung lebih cepat.

Bahkan, minum secangkir kopi dapat mengganggu proses pencernaan. Kandungan kafein dalam kopi dapat mengganggu metabolisme neurotransmitter yang berperan mengatur suasana hati dan stres. Oleh karena itu jika minum kopi juga jangan berlebihan.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement