FASHION Muslim saat ini sudah cukup meluas. Tak heran sejumlah brand lokal semakin percaya diri dengan melakukan ekspansi di dalam negeri dengan target pertumbuhan hingga 300 persen.
Vice President Elzatta Tika Mulya mengatakan, brandnya saat ini masih fokus dalam mengembangkan bisnis di dalam negeri. Indonesia sebagai rumahnya penduduk Muslim membutuhkan pakaian muslim pria dan wanita dalam jumlah besar.
"Di tengah gempuran (produk impor) kita masih mampu bertahan, terlebih saat pandemik (Covid-19). Namun kami otomatis pasar kedalam makin baik. Karena kebutuhan ini kita juga akan coba buka 20 toko baru di berbagai daerah," kata Tika ditemui di acara Unlocking the Beauty of Central Asia, di Elcorp Building, Jalan Harikukun, Kota Bandung, Jumat (27/10/2023).
Diakuinya, masuknya produk impor menjadi tantangan bagi brand lokal untuk bisa bersaing bukan hanya dalam segi harga, tapi kualitas. Namun, konsumen sekarang sudah bisa memilih mana produk yang punya kualitas. Brand lokal bisa bermain di kualitas produk, kendati belum terkenal brand asing.
