3 MASALAH gizi pada remaja menurut ahli yang wajib diketahui, apalagi masalah gizi sangat penting bagi kesehatan kita, terlebih lagi bagi remaja.
Remaja adalah generasi muda dimana mereka memiliki peranan yang sangat penting untuk masa depan bangsa. Oleh sebab itu penting sekali memperhatikan kesehatan gizi pada remaja sejak dini.

Masalah gizi ialah hal yang umum terjadi, biasanya masalah gizi timbul karena adanya ketidak seimbangan atau gangguan asupan yang diterima dengan kebutuhan tubuh. Remaja membutuhkan asupan nutrisi yang seimbang untuk masa pertumbuhannya. Oleh karena itu mari kenali masalah gizi pada remaja.
Penasaran seperti apa masalah gizi pada remaja yang wajib diketahui. Simak artikel berikut ini.
BACA JUGA:
3 Masalah Gizi Pada Remaja Menurut Ahli,
1. Obesitas
Obesitas adalah berat badan berlebih yang dapat disebabkan oleh seringnya mengonsumsi makanan cepat saji (junk food) atau minuman yang yang mengandung banyak gula. Pada remaja, obesitas ditandai dengan adanya penumpukan lemak di area tubuh salah satunya dibagian payudara sehingga mengalami sesak saat sedang melakukan aktivitas dan gangguan pubertas.
Menurut Kementrian Kesehatan Republik Indonesia Obesitas berisiko 2 kali lipat mengakibatkan terjadinya serangan jantung koroner, stroke, diabetes mellitus (kencing manis) dan hipertensi (darah tinggi). Obesitas juga dapat menyebabkan menurunnya tingkat kesuburan reproduksi.
Adapun cara mencegah terjadinya obesitas,
-Mengurangi Stres
-Hidari mengonsumsi minuman ringan dan bersoda
-Rutin berolahraga minimal 30 menit dalam sehari
BACA JUGA:
2. Anemia
Masalah gizi selanjutnya adalah anemia, banyak sekali remaja yang mengalami anemia yang ditandai dengan lebih mudah lelah dan lesu. Menurut Dr. Fhadli Rizal Makarim Anemia merupakan kondisi tubuh yang kekurangan sel darah merah yang tidak berfungsi dengan baik.
Anemia dapat terjadi karena kekurangan hemoglobin (protein kaya zat besi) sehingga dapat mempengaruhi sel darah merah. Tidak hanya itu anemia juga dapat disebabkan oleh kurang asupan zat besi, produksi sel darah merah yang lambat dan sel darah merah yang rusak.
Adapun cara mencegah anemia pada remaja,
-Mengonsumsi buah dan sayur yang tinggi vitamin c seperti jeruk dan brokoli, agar dapat membantu proses penyerapan zat besi
-Hindari mengonsumsi kopi
-Mencukupi kebutuhan zat besi seperti mengonsumsi daging merah, ikan, ayam, telur