JAKARTA – Menjelang mudik Lebaran, perjalanan jauh yang ditempuh selama berjam-jam sering kali membuat tubuh bekerja lebih keras dari biasanya. Posisi duduk yang statis dalam waktu lama, kurangnya peregangan, serta kondisi tubuh yang tidak prima dapat memicu berbagai keluhan kesehatan, terutama pada tulang dan sendi. Karena itu, menjaga kebugaran tubuh dan memperhatikan asupan nutrisi selama Ramadan menjadi hal penting agar perjalanan tetap nyaman dan aman.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Siloam Hospitals Mampang, dr. Yosua Marulitua Manullang, M.Ked(PD), Sp.PD, menjelaskan bahwa masyarakat tetap dapat menjalani ibadah puasa dengan aman, termasuk bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes, hipertensi, maupun gangguan lambung. Kuncinya adalah pengaturan jadwal obat serta pemantauan kondisi kesehatan secara rutin.
“Pasien dengan kondisi khusus tetap dapat berpuasa dengan aman selama pengaturan obat dilakukan dengan benar. Konsultasi dengan dokter sebelum menjalani puasa sangat dianjurkan agar ibadah selama 30 hari dapat berjalan lancar,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemantauan kesehatan juga penting bagi masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik. Dengan kondisi tubuh yang terkontrol dan asupan nutrisi yang seimbang, risiko gangguan kesehatan selama perjalanan dapat diminimalkan.
Sementara itu, Dokter Spesialis Gizi Klinik Siloam Hospitals Mampang, dr. Firisha Virgidewi Witjaksono, Sp.GK, mengingatkan bahwa pola makan saat berbuka puasa sering kali menjadi tantangan karena banyak orang cenderung mengonsumsi makanan tinggi gula dan lemak.
“Padahal tubuh membutuhkan nutrisi yang seimbang agar tetap bertenaga selama berpuasa. Konsumsi protein, serat, serta cairan yang cukup sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh,” jelasnya.
Selain faktor nutrisi, kesiapan fisik juga menjadi hal yang tidak kalah penting, terutama bagi mereka yang akan menempuh perjalanan jauh. Dokter Spesialis Ortopedi Konsultan Sport Injury Siloam Hospitals Mampang, dr. Isa An Nagib, Sp.OT, Subsp.CO(K), FICS, menyarankan agar masyarakat melakukan peregangan atau olahraga ringan sebelum melakukan perjalanan.