JAKARTA - Kebiasaan menonton video porno yang disertai masturbasi secara berlebihan dapat berkembang menjadi perilaku kompulsif yang sulit dikendalikan. Namun, para ahli menilai kondisi ini bukan sesuatu yang tidak bisa diatasi. Dengan pendekatan yang tepat, seseorang dapat mengurangi bahkan menghentikan kebiasaan tersebut secara bertahap.
Perilaku yang dikenal dengan istilah PMO (porn, masturbation, orgasm) dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari, hubungan sosial, hingga kesehatan mental apabila dilakukan secara berlebihan. Karena itu, penting untuk mengenali langkah-langkah yang dapat membantu mengendalikan kebiasaan tersebut.
1. Menjalani Psikoterapi
Salah satu metode yang sering digunakan untuk membantu mengatasi perilaku kompulsif terkait pornografi dan masturbasi adalah psikoterapi. Melansir laman RS Mitra Keluarga, terdapat beberapa pendekatan yang umum digunakan, di antaranya terapi psikodinamik dan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) atau terapi perilaku kognitif.
Terapi psikodinamik membantu individu memahami pengalaman, emosi, dan proses bawah sadar yang mungkin memengaruhi perilakunya. Dalam sesi terapi, pasien diajak mengeksplorasi berbagai aspek kehidupan, termasuk ketakutan, konflik emosional, hingga pola hubungan dengan orang lain.
Sementara itu, CBT berfokus pada identifikasi pola pikir dan perilaku yang memicu kebiasaan PMO. Melalui terapi ini, individu belajar mengenali pemicu, mengelola dorongan, serta membangun kebiasaan yang lebih sehat.