KENAPA kurma begitu populer selama bulan suci Ramadhan? Mungkin sebagian dari Anda juga pernah mempertanyakan hal ini, mengingat dimana-mana akan ditemui penjual kurma selama bulan Ramadhan.
Kurma sendiri merupakan buah khas Timur Tengah yang memiliki banyak jenis. Biasanya buah kurma dijadikan buah tangan oleh umat muslim yang baru saja melaksanakan umroh maupun haji ke Tanah Suci. Selain itu, buah bercita rasa manis ini juga banyak ditemui di bulan Ramadhan.

Lantas, kenapa kurma begitu populer selama bulan suci Ramadhan? Jawaban dari pertanyaan ini berkaitan dengan anjuran Rasulullah SAW untuk berbuka puasa dengan kurma dan air putih.
Dilansir dari Almanhaj, anjuran untuk berbuka dengan kurma dan air putih tertuang dalam HR Abu Dawud yang berbunyi;
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُفْطِرُ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ عَلَى رُطَبَاتٍ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَتُمَيْرَاتٌ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تُمَيْرَاتٌ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ
“Dari Anas bin Malik, ia berkata : Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka puasa sebelum shalat dengan ruthab (kurma basah), jika tidak ada ruthab, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering), dan jika tidak ada tamr, beliau meminum seteguk air“.