2. Midodrin. Obat midodrine ini diketahui dapat mengaktifkan reseptor pada arteri dan vena terkecil untuk menghasilkan peningkatan tekanan darah, digunakan untuk membantu meningkatkan tekanan darah pada orang dengan hipotensi postural terkait dengan disfungsi sistem saraf.
Biasanya obat midodrine ini jadi yang diresepkan dokter untuk mengalami hipotensi ortostatik jangka panjang (kronis) agar bisa meningkatkan tekanan darah. Obat ini disebutkan lebih lanjut juga mengurangi kemampuan pembuluh darah untuk mengembang, yang meningkatkan tekanan darah.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.