BANYAK orang beranggapan bahwa gejala kolesterol tinggi yang paling mudah dikenali adalah leher pegal, atau kaki kesemutan.
Tapi, benarkah itu dilihat dari kacamata medis?

Menurut Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Mayapada Hospital Kuningan dr Olivia Handayani, Sp.JP, yang namanya kolesterol tinggi itu tidak ada gejalanya.
Tapi, ketika kolesterol itu berlebihan di dalam tubuh, ada beberapa masalah yang mungkin terjadi, misalnya stroke hingga serangan jantung.
"Ya, kolesterol dengan kadar tinggi yang tidak diobati secara benar dapat menyumbat di saluran pembuluh darah. Nah, masalah akan muncul tergantung dari lokasi sumbatan," papar dr Olivia saat Okezone Live dengan tema 'Kenali Kolesterol Tinggi dan Cara Mencegahnya?', Selasa (14/3/2023).
Misal sumbatan terjadi di otak, kata dr Olivia, risiko terbesar yang akan terjadi adalah stroke yang diakibatkan penyumbatan saluran otak. Stroke juga bisa disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah.
Lalu, penumpukan plak yang akhirnya menyumbat saluran darah ke arah jantung, ini bisa menyebabkan serangan jantung. Kemudian, kolesterol berlebih menyumbat aliran darah ke kaki atau tangan, itu yang menyebabkan kesemutan akibat aliran darah gak lancar.
BACA JUGA:Penderita Kolesterol Tinggi, Hindari 3 Makanan Ini Yuk!
"Pun pegal di leher, ini karena aliran darah tidak lancar akibat adanya sumbatan di pembuluh darah sekitar leher," terang dr Olivia.
BACA JUGA:Dokter: Kolesterol Gak Selalu Jahat, Kok Bisa?
Pada jangka panjang, kolesterol yang tidak terkendali juga menyebabkan berbagai masalah serius seperti diabetes melitus, tekanan darah tinggi, maupun obesitas.