Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bak Ibu dan Anak, Ini Dia Aksi Chef Arnold dan Mami Vanty Bikin Cemilan Khas Bandung, Aci Ngambay (Cibay)

MNC Media , Jurnalis-Kamis, 15 September 2022 |10:21 WIB
Bak Ibu dan Anak, Ini Dia Aksi Chef Arnold dan Mami Vanty Bikin Cemilan Khas Bandung, Aci Ngambay (Cibay)
Chef Arnold dan Mami Vanty. (Foto: Youtube)
A
A
A

Arnold Poernomo merupakan chef profesional sekaligus entrepreneur. Telah menjadi juri MasterChef Indonesia sejak tahun 2013, Chef Arnold kini rutin mengunggah video sebagai konten kreator di YouTube pribadinya, lho. Pria yang sudah masuk ke dunia dapur sejak usia 14 tahun ini kerap membagikan video memasak serta momen berbincang dengan sesama juri MasterChef lainnya.

Melalui video yang diunggah kali ini, Chef Arnold bersama salah satu kontestan MasterChef Indonesia Season 6, Mami Vanty, akan membuat resep Aci Ngambay (Cibay) khas Bandung yang bisa dijadikan cemilan atau ide jualan di rumah.

Tidak perlu lama lagi, berikut bahan-bahan dan cara membuatnya:

Bahan-Bahan:

- Kulit Lumpia Bulat

- 150 Gr Daging ayam

- 250 Gr Tepung Tapioka

- 1 Sdt Garam

- 1 Sdt Kaldu Jamur

- 1 Sdt Lada

- 1 Sdt Cabai Bubuk

- 1 Batang Daun Bawang

- 800 Ml Air

- Larutan Tepung

- Minyak Goreng

Cara Membuat:

1. Haluskan bawang putih, bawang merah, dan cabai. Kemudian tumis hingga harum. berikan merica, garam, cabai bubuk, dan kaldu. Aduk hingga merata.

2. Masukkan daun bawang yang sudah diiris, tepung tapioka, air kaldu rebusan ayam, lalu masak hingga mengental.

3. Masukkan ayam rebus yang sudah disuwir. Aduk hingga merata.

4. Bungkus adonan aci ke dalam kulit lumpia. Lalu lipat dan rekatkan dengan larutan tepung.

5. Goreng di dalam minyak panas.

6. Aci Ngambay (Cibay) siap dihidangkan dengan saus.

Nah, buat yang sudah penasaran ingin mengikuti resepnya, langsung aja cek videonya di YouTube Channel Arnold Poernomo, ya!

(Martin Bagya Kertiyasa)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement