Menurutnya, manfaat lain dari harmonisasi protokol kesehatan di dunia, memudahkan dalam pengiriman barang atau peralatan yang berkaitan dengan kesehatan. Seperti vaksin dan obat-obatan, bisa membantu negara berkembang yang kekurangan.
"Misalnya kalau kita lockdown masa obat-obatan, vaksin nggak boleh jalan. Wah kalau gitu tambah sakit orang-orangnya di negara-negara yang enggak punya vaksin atau obat kasihan," ucap Menkes Budi.
Sehubungan dengan ini, ia menjelaskan apa yang menjadi program Kementerian Kesehatan dalam global health architecture. Jadi program yang difokuskan Menkes dalam Health Working Group diforum kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa (EU) atau disebut G20.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.