Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Suka Cocol Saus Dua Kali saat Ngemil? Ini Risikonya bagi Kesehatan 

Nurrizka Nasywa Tsabitah , Jurnalis-Selasa, 29 September 2026 |10:05 WIB
Suka Cocol Saus Dua Kali saat <i>Ngemil</i>? Ini Risikonya bagi Kesehatan 
Ilustrasi cocol dua kali saat ngemil. (Foto: dok Magnific)
A
A
A

JAKARTA - Saat makan camilan pakai saus, seseorang seringkali mencelupkan atau mencocol dua kali bahkan lebih ke saus yang sama. Kebiasaan ini disebut dengan double dipping dan sering dianggap tak higienis, karena bakteri dari mulut bisa pindah ke makanan.

Dilansir dari The Guardian, double dipping memang bisa menyebabkan bakteri dari mulut berpindah ke saus atau cocolan. Namun, kondisi tersebut tak selalu berarti orang lain yang mengonsumsi akan jatuh sakit.

“Bakteri dari makanan yang sudah dimakan dapat kembali berpindah ke sumber makanan.” kata Profesor John Tregoning, penulis Live Forever? A Curious Scientist’s Guide to Wellness, Ageing and Death.  

Hal ini diketahui melalui penelitian yang menguji salsa, saus cokelat, dan saus keju. Penelitian tersebut menemukan adanya perpindahan bakteri pada ketiga jenis saus. Salsa bahkan menunjukkan tingkat kontaminasi yang paling tinggi.

Apakah Double-dipping Bisa Bikin Sakit?

Meski bakteri dapat berpindah, risiko menyebabkan penyakit ternyata tidak selalu besar. Profesor Tregoning mengatakan bakteri yang berasal dari mulut kemungkinan tak mudah membuat orang lain sakit.

Hal ini karena bakteri yang ada di mulut setiap orang cenderung sudah stabil. Tubuh juga memiliki kemampuan untuk melawan bakteri yang masuk dari orang lain.

Namun, risikonya dapat berbeda pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang sangat lemah. Risiko tersebut juga bisa meningkat pada orang yang baru mengonsumsi antibiotik, meski infeksi akibat kondisi tersebut dinilai jarang terjadi.

Bakteri dari Tangan Lebih Perlu Diperhatikan

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement