MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Indonesia menginisiasi pembentukan aturan standar kesehatan dunia. Ini untuk memudahkan masyarakat atau barang dan jasa dalam beraktivitas di tengah pandemi Covid-19. Hal tersebut ia sampaikan dalam Press Conference Health Working Group hari ini (6/6/2022).
Menkes Budi menyinggung bahwa bila setiap negara memiliki aturan masing-masing, terkait standar protokol kesehatan, bisa menyulitkan masyarakat atau layanan kesehatan lainnya.

"Kita mau mengharmoniskan protokol kesehatan setara dunia. Kita mau samakan dalam hal global health protocol, jadi dulu Cina maunya begini, Amerika dan Singapura lain lagi, itu buat pusing. Maka perlu semua distandarisasikan," ujar Menkes Budi dalam YouTube Kemenkes, Senin (6/6/2022).
Lebih lanjut, Budi menyinggung soal adanya negara yang lockdown saat pandemi Covid-19 lalu (dimasa adanya kelonjakan kasus). Menurutnya itu sungguh merugikan karena ekonomi dan pelayanan kesehatan pun terhenti.
Sehingga menyebabkan kerugian besar bagi negara dan masyarakat, bersinggungan dengan ekonomi. Belum lagi layanan kesehatan seperti, vaksinasi dan obat-obatan untuk orang sakit, Menkes Budi merasa perlu adanya keharmonisan dalam protokol kesehatan.
BACA JUGA:Kemenkes Minta Masyarakat Waspada Cacar Monyet
"Begitu lockdown ekonominya akan jatuh karena semuanya barang dan orang tidak bergerak. Tidak baik juga buat kita, maka bila global health protokolnya sudah setuju jadi begitu ada pandemi lagi, kita nggak usah lockdown 100 persen," jelas Menkes Budi.
Menurutnya, manfaat lain dari harmonisasi protokol kesehatan di dunia, memudahkan dalam pengiriman barang atau peralatan yang berkaitan dengan kesehatan. Seperti vaksin dan obat-obatan, bisa membantu negara berkembang yang kekurangan.
"Misalnya kalau kita lockdown masa obat-obatan, vaksin nggak boleh jalan. Wah kalau gitu tambah sakit orang-orangnya di negara-negara yang enggak punya vaksin atau obat kasihan," ucap Menkes Budi.
Sehubungan dengan ini, ia menjelaskan apa yang menjadi program Kementerian Kesehatan dalam global health architecture. Jadi program yang difokuskan Menkes dalam Health Working Group diforum kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa (EU) atau disebut G20.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.