Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspadalah! Pengidap Diabetes Berisiko Terkena Kanker

Kevi Laras , Jurnalis-Rabu, 04 Mei 2022 |15:00 WIB
Waspadalah! Pengidap Diabetes Berisiko Terkena Kanker
Penderita diabetes berisiko kena kanker (Foto: Pulse headlines)
A
A
A

BAGI penderita diabetes melitus (DM), perlu memahami jika dirinya mempunyai risiko lebih besar terkena penyakit kanker.

Menurut dokter penyakit dalam, seseorang yang mengidap sakit diabetes berpeluang meningkatkan risiko terkena sakit kanker hingga 50 persen. Beragam sakit kanker bisa timbul akibat seseorang terkena diabetes melitus.

"Betul diabetes melitus bisa berisiko kanker," ujar Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH, MMB, dokter spesialis penyakit dalam.

 diabetes

Dalam penjelasannya, Prof Ari mengatakan bila penderita DM terbukti meningkatkan risiko kanker dari sejumlah penelitian.

Dia mengatakan, seseorang yang menderita diabetes bisa terkena risiko dari kanker hati, pankreas hingga payudara sebesar 20-50 persen.

"Beberapa penelitian menunjukkan bahwa diabetes meningkatkan risiko kanker hati, pankreas, dan endometrium hingga dua kali lipat. Sedangkan risiko kanker kolorektal, payudara, dan kandung kemih meningkat hingga 20-50%," jelasnya

Sekadar informasi, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat (CDC), mengungkapkan diabetes adalah penyebab kematian ketujuh di Amerika Serikat. Diabetes adalah penyebab utama gagal ginjal, amputasi tungkai bawah, dan kebutaan orang dewasa.

 BACA JUGA: Mieke Wijaya Mengidap Diabetes dan Kanker, Ini Penjelasan Dokter

Beberapa tanda dan gejala diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2, perlu anda pahami.

-Rasa haus yang meningkat

-Sering buang air kecil

-Kelaparan ekstrim

-Penurunan berat badan tidak dapat dijelaskan

-Kehadiran keton dalam urin (keton adalah produk sampingan dari pemecahan otot dan lemak terjadi ketika tidak ada cukup insulin yang tersedia)

-Kelelahan

-Sifat lekas marah

-Penglihatan kabur

-Luka yang lambat sembuh

-Infeksi yang sering terjadi, seperti infeksi gusi atau kulit dan infeksi vagina.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement