IBU hamil memang harus menjaga pola makan mereka, lantaran gizi yang ke tubh bukan hanya untuk doromua tapi juga si jabang bayi. Pasalnya, pertumbuhan dan perkembangan anak memang sudah terjadi sejak di dalam kandungan.
Biasanya, segala macam makanan memang dizinkan untuk dikonsumsi, meskipun takarannya memang harus benar-benar dibatasi. Tapi, ada beberapa jenis yang sebaiknya dihindari sama sekali.
Merangkum dari Healthline, berikut daftar makanan makanan dan minuman yang harus dihindari untuk menghindari janin tidak berkembang dengan baik.
Daging organ (Jeroan)
Daging organ merupakan sumber berbagai nutrisi termasuk zat besi, vitamin B12, vitamin A, seng, selenium, dan tembaga. Semua kandungan tersebut baik untuk ibu dan bayi. Namun, konsumsi terlalu banyak vitamin A berbasis hewani (vitamin A preformed) tidak dianjurkan selama kehamilan.
Mengonsumsi vitamin A preformed terlalu banyak, terutama pada trimester pertama kehamilan, dapat menyebabkan malformasi kongenital dan keguguran.

Ikan mentah atau kurang matang
Ikan mentah, terutama kerang, dapat menyebabkan beberapa infeksi. Infeksi ini bisa berupa infeksi virus, bakteri, atau parasit, seperti norovirus, Vibrio, Salmonella, dan Listeria. Beberapa infeksi ini mungkin hanya memengaruhi ibu yang menyebabkan dehidrasi dan kelemahan. Tapi perlu diingat, infeksi lain juga dapat ditularkan ke bayi dengan konsekuensi serius, atau bahkan fatal.
Ikan tinggi merkuri
Merkuri adalah unsur yang sangat beracun. Unsur ini paling sering ditemukan pada air yang tercemar. Dalam jumlah yang lebih tinggi, merkuri bisa menjadi racun bagi sistem saraf, sistem kekebalan, dan ginjal. Merkuri juga dapat menyebabkan masalah perkembangan yang serius pada anak-anak, dengan efek samping bahkan dalam jumlah yang lebih rendah.