Akhirnya, mereka dengan terpaksa keluar dari hotel dan menunggu di lobi.
Dia menunggu di lobi hotel kurang lebih selama dua jam, tetapi tidak ada respons baik dari travel agent tersebut.
Dibuat kecewa dan lama menunggu, wanita itu kemudian menghubungi sopir travel agent. Namun, sopir tersebut ternyata meminta sopir lain untuk menjemputnya.
“Respons dari pihak Cakrawala tidak ada. Kita hanya dibaca saja chatnya. Sama sekali tidak ada tanggung jawab dan permintaan maafnya,” ujarnya.

Wanita itu lantas meluapkan kekesalannya, terlebih ketika ia mengetahui travel agent baru memesan phinisi di hari itu juga, tepatnya pada pukul 14.00 WITA, di mana saat wanita itu tengah menunggu jemputan di lobi hotel.
“Namun, si N ini memaksa tamu untuk naik kapal, sedangkan pihak kapal mengiyakan saja. Seharusnya bila tidak siap, mereka mengonfirmasinya, dan tidak seperti ini caranya. Pukul 16.00 waktu setempat, kita baru naik kapal dan rugi kehilangan dua spot karena sudah kesorean,” ujar wanita itu.
Atas permasalaha ini, wanita itu mengaku travel agent tidak bisa dihubungi nomornya dan tidak ada respons baik dari mereka.
Meski sesekali bisa dihubungi dalam keadaan online, tetapi tetap lama dalam merespons.
(Kurniawati Hasjanah)