IKATAN Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat angka kejadian alergi akibat susu sapi (ASS) mencapai 2-7,5 persen. Selain itu kasus ASS ini juga terus bertambah dan didominasi pada anak di usia awal kehidupan.
Oleh sebab itu perhatian dan dukungan dari para orangtua sangat penting. Tujuannya untuk mendapat penanganan yang tepat sehingga asupan nutrisi anak tetap terpenuhi dan tidak menghambat tumbuh kembang anak.

Sebagaimana diketahui, gejala alergi umumnya bermanifestasi pada saluran pernapasan, kulit, serta saluran cerna. Sementara, gangguan di saluran cerna menjadi gejala alergi paling tinggi dengan persentase sebanyak sebesar 50-60% berupa konstipasi.
Dalam sesi webinar pada Rabu (13/10/2021), Mom Influencer, Binar Tika berbagi pengalamannya dalam menangani anak dengan ASS. Menurutnya, sebagai orangtua tentunya selalu ingin memastikan asupan nutrisi terbaik bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak.