Ia menambahkan, Museum Aceh menjadi pusat edukasi bagi masyarakat, penelitian, terutama terhadap para mahasiswa dan pelajar di Aceh, karenanya dunia pendidikan harus berkolaborasi dengan Museum Aceh.
"Kita juga terus menggali kemampuan pelajar kita di Aceh tentang sejarah dan kebudayaan Aceh," ujarnya.
Pemerintah Aceh kata dia, terus melakukan pembenahan baik dari sisi infrastruktur, revitalisasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung museum di tengah badai pandemi Covid-19 ini.
"Harapan kita semua masyarakat hingga para wisatawan dapat mempelajari sejarah dan budaya Aceh lewat Museum Aceh ini," tutupnya.
(Rizka Diputra)