“Kurangi cara masak deep fry dan beralihlah memasak dengan metode seperti pan fry, stir fry, grilling, roasting, boiling (rebus) dan steaming (dikukus). Selain itu bisa menggunakan minyak biji bunga matahari, minyak jagung atau minyak kanola sebagai pengganti minyak goreng. Karena ketiga jenis minyak ini memiliki lemak jenuh yang rendah lebih kecil dari 15 persen,” lanjutnya.
Baca Juga : Adele Sukses Menurunkan Berat Badan, Ini Metode Dietnya!
Selain itu ia pun menyarankan masyarakat untuk menggunakan minyak goreng hanya untuk sekali pakai. Pasalnya penggunaan minyak berulang kali dapat menimbulkan masalah kesehatan khususnya memicu kadar kolesterol tinggi dalam tubuh.
“Minyak goreng maksimum dua kali pakai. Biasa kalau sudah dipakai, minyak akan menjadi radikal bebas, sehingga lebih banyak lagi lemak jenuhnya. Jadi lebih baik pilih minyak rendah lemak jenuh sehingga kalau dipakai berkali-kali kenaikan lemak jenuhnya enggak terlalu banyak,” tuntasnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.