Kuteks Prancis
Ada pula Jeff Pink, penata rias AS sekaligus pendiri Orly (perusahaan perlengkapan manikur), ia menciptakan warna kombinasi pada kuteks agar cocok dengan pakaian model yang berganti-ganti.
Dikutip dari Mentalfloss, dia menyebut karyanya dengan manikur Prancis yang populer di kalangan wanita dan dipublikasikan pada 1976.
Pada 1983, Essie Weingarten, mengembangkan produk kuteks pertamanya yang akhirnya populer. Dia juga mendirikan Essie Cosmetics, toko kuteks dan kosmetik terbesar di AS.
Kuteks merah merona
Tak hanya itu, salah satu pemeran film Pulp Fiction (1994), Uma Thurman, menghias kukunya dengan kuteks Chanel varian Rouge Noir. Kuteks berwarna merah kehitaman tersebut langsung menjadi incaran banyak orang.