Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penyair Perempuan Dinilai Jauh Lebih Liar

Penyair Perempuan Dinilai Jauh Lebih Liar
Indahnya puisi (Foto: Pixabay)
A
A
A

Pengamat Ekonomi Kreatif dan Digital Riri Satria yang membantu Yoevita menyusun buku Pengantin Puisi mengatakan, dari puisi-puisinya, penyair Yoevita ini sangat kental nuansa ekspresif, kontemplatif-spiritual, serta pemberontakan atau rebelian.

Semua ini dapat diamati dalam posting yang ditayangkan Yoevita di akun Facebook-nya. “Memang banyak diksi memberontak”, demikian lanjut Riri.

Pendapat Riri ini disetujui oleh sahabat Yoevita, Nunung Noor El Niel, seorang penyair asal Bali. Nunung mengatakan, dalam beberapa hal, karakter puisi Yoevita mirip dengan dirinya, terutama ekspresif, reaktif, dan pemberontakan.

Penyair Yoevita lahir di Blitar tanggal 10 Februari 1967, aktif menulis puisi dan bermain teater sejak SMA, pernah bermukim di Medan (2007-2014) dan terus aktif di komunitas sastra dan teater di Taman Budaya Sumata Utara. Usai kembali ke Jakarta pada tahun 2014, ia aktif bersastra di komunitas Dapur Sastra Jakarta.

Pengantin Puisi adalah buku kumpulan puisi tunggalnya yang pertama, berisi 96 puisi yang ditulis pada kurun tahun 2015-2019.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement