Prosedur ini juga aman dilakukan di bagian tubuh selain wajah, asalkan jenis jerawatnya seperti yang sudah disebutkan di atas. Selain itu, tidak ada batasan usia untuk melakukan prosedur ini. Namun, pastikan Anda berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum melakukan suntik jerawat.
Perlu dipahami bahwa suntik jerawat bukan untuk mengobati jerawatnya, namun untuk mengatasi reaksi radang hebat yang sedang terjadi. Oleh karena itu, suntik jerawat dilakukan bila diperlukan saja, bukan prosedur rutin yang dapat dilakukan setiap kali Anda jerawatan. Pengobatan pun tetap harus dikombinasikan dengan perawatan jerawat yang lain seperti penggunaan krim jerawat ataupun obat minum.
Apa efek samping paling umum dari prosedur ini?
Efek samping dari suntik jerawat pada dasarnya sama dengan prosedur suntik lainnya, yaitu nyeri dan kemerahan di area suntikan. Pasien juga mungkin mengalami reaksi alergi apabila sensitif terhadap obat-obatan steroid. Jika sudah begini, segera konsultasi kembali kepada dokter spesialis kulit dan kelamin untuk penanganan lebih lanjut.
(Baca Juga: Pernah Ditinggal Nikah, Para Artis Ini Buka Hati Kembali untuk Mantan)