PANGAN menjadi salah satu dari tiga jenis kebutuhan primer yang harus dipenuhi oleh manusia. Oleh karena pentingnya kebutuhan pangan bagi keberlangsungan hidup manusia, permasalahan ini tidak bisa dianggap sepele.
Masalah pangan menjadi kian menarik perhatian karena lambat laun pertumbuhan manusia semakin meningkat dan secara tidak langsung kebutuhan akan papan pun berjalan sesuai dengan peningkatan itu. Maka, hal tersebut juga dapat mempengaruhi berkurangnya lahan untuk bercocok tanam dan menyediakan kebutuhan pangan.
Mengutip dari laman Sehat Negeriku Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kamis (26/10/2017), pada 2050 mendatang populasi penduduk dunia akan berjumlah lebih dari 9 miliar jiwa.
Jelas, bertambahnya jumlah penduduk tersebut tentu akan jadi tantangan bagi pemerintah dan manusia untuk terus menyediakan makanan sehat. Apalagi, dengan bertambahnya jumlah penduduk maka berkurang pula luas lahan pertanian, ladang, dan lainnya untuk menyediakan bahan makanan sehat.
"Perubahan iklim, jumlah manusia yang semakin banyak, merupakan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi ketersediaan dan ketahanan pangan di dunia," ucap Prof. Nila F. Moeloek, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dalam kesempatan media briefing menuju Asia Pasific Food Forum (APFF) 2017 di Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kamis (26/10/2017).