Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anak Hanya Diasuh Babysitter, Kemungkinan Stimulasinya Tak Tercukupi, Sekolahkan Saja Moms!

Vessy Frizona , Jurnalis-Rabu, 23 Agustus 2017 |15:07 WIB
Anak Hanya Diasuh <i>Babysitter</i>, Kemungkinan Stimulasinya Tak Tercukupi, Sekolahkan Saja Moms!
Ilustrasi (Foto: Amazonaws)
A
A
A

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa ada banyak hal yan diajarkan di sekolah. Terkhusus untuk melatih perkembangan motorik anak.

"Permainan di sekolah yang diajarkan pada anak berusia 12 bulan umumnya berfokus pada perkembangan motorik dan pengasahan ketajaman indera anak. Seperti merasakan menggenggam pasir, mengenal bentuk dari memegang mainan, dan bermain di area terbuka," sambungnya.

Jika saat memasuki sekolah formal seperti SD, anak disyaratkan sudah memiliki beberapa kemampuan, tidak dengan di preschool. Justru yang terjadi adalah sebaliknya.

Baca Juga: Moms Ingat Ya, Pertimbangkan Kondisi Emosional si Kecil saat Perpanjang Waktu ASI

"Kriteria sekolahnya yang perlu diperhatikan oleh orangtua, tidak memberatkan si anak. Di sanakah anak diajarkan berinteraksi, berbagi mainan dengan teman, sampai latihan toilet. Selain itu sekolah menyediakan aktivitas bermain dan memberikan stimulasi yang tepat untuk anak usia 12 bulan," paparnya lebih lanjut.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement