“Proyek donasi ASI ini adalah cara pribadiku untuk bisa secara aktif membantu dan memberikan kontribusi nyata kepada sesama dan lingkungan di sekitarku,” ungkap Elisabeth kala diwawancara People, belum lama ini.
Baca Juga: Jangan Khawatir, Sarapan Telur Setiap Hari Enggak Bikin Gemuk!)
Diberitakan lebih lanjut, sejauh ini Elisabetht telah menyumbangkan sebanyak 78000 ounces atau sekira 600 galon ASI. Kini, untuk setiap ounces atau setara 29 ml ASI yang ia donasikan biasanya sang penerima donasi tersebut akan menggantinya dengan sekian nominal dollar. Di mana, Elisabeth menggunakan uang tersebut untuk membeli perlengkapan ASI dengan maksimal seperti alat pompa, perlengkapan sanitasi lengkap, hingga freezer khusus untuk menyimpan ASI. Belum lagi setiap harinya, ia harus menghabiskan waktu sekitar 10 jam untuk rutinitas memompa dan menyiapkan kantung-kantung ASI donasinya tersebut.
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.