(Foto:Kupasbengkulu)
Tape
Tape cukup populer di Indonesia khususnya di Jawa, masyarakat Jawa Barat sampai Jawa Timur mengenal tape sebagai salah satu makanan khas daerah meskipun beberapa versi hadir dalam bentuk yang berbeda. Tape dibedakan menjadi dua jenis yakni tape ketan dan tape singkong. Keduanya dibuat dengan proses fermentasi dengan tambahan ragi dalam pembuatannya. Baik tape ketan maupun tape singkong memiliki rasa yang agak asam karena proses kerja mikroorganisme ragi. Tape biasa disantap langsung namun tak jarang dijadikan campuran dalam olahan makanan dan minuman.
Tempoyak
Masyarakat Sumatera begitu bangga dengan makanan khas hasil fermentasinya yakni tempoyak. Tempoyak sendiri adalah durian yang difermentasi dan biasa dijadikan campuran dalam sambal atau bumbu masakan. Tempoyak bukan hanya menghasilkan rasa dan aroma masakan yang khas tetapi makanan fermentasi ini juga bisa melancarkan dan menjaga sistem pencernaan.
Inginkan tempoyak asli 100% isi durian tanpa sebarang campuran 😁😁 #tempoyak #malayfood #business #kl #selangor pic.twitter.com/ZlP2m5xUrY
— Keja Services (@Keja_Services) September 6, 2016
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.