PROSES fermentasi umum ditemukan dalam pengolahan makanan di Indonesia. Masyarakat sudah mengolah makanan dengan proses fermentasi sejak ratusan tahun lalu. Banyak makanan khas yang diolah dengan teknik ini, penasaran apa saja?
Dilansir dari berbagai sumber, Rabu (26/4/2017) berikut tiga makanan khas yang diolah dengan teknik fermentasi.
Lamea
Lamea adalah makanan fermentasi yang berasal dari suku Rejang, Bengkulu. Lemea terbuat dari rebung atau tunas bambu yang masih muda. Rebung ini kemudian dicampur dengan ikan yang kemudian dibungkus menggunakan daun pisang yang ditutup rapat. kemudian didiamkan alias difermentasikan selama 1 dampai 3 hari. Jenis ikan yang digunakan adalah ikan air tawar seperti ikan mujair, sepat, atau ikan lainnya. Lemea biasa disantap bersama nasi, lalapan seperti kabau, jering atau petai.